Ahad, Mei 18, 2008

Aku ingin mencabar kredibiliti penulis Harian Metro, Utusan Meloya dan Mastika

Hidup aku sebelum ini hari-hari akan di'harianmetro'kan(pinjam istilah si AKAB)
Semakin hari aku 'berjalan' di alam blog ini, semakin aku rasa media alternatif sebegini lebih menarik untuk dibaca. Ya, sangat menarik.

Aku baru sedar apa yang selalu mereka perkatakan tentang tabloid nombor satu negara itu, sememangnya sangat nyata dan jelas. Kalau kamu perasan, sumber-sumber media di atas sebenarnya sentiasa menyiarkan berita yang tidak kena pokok pangkalnya, berita yang nyata terpesong dan ditokok-tambah secara melampau, kenyataan yang selalu disorok daripada masyarakat, membuatkan masyarakat paranoid dan banyak lagi perkara-perkara lain.
Sebab itu, aku ingin mencabar kredibiliti mereka dalam penulisan. Apa mereka semua tiada kelulusan ke untuk bekerja di syarikat-syarikat penerbitan?
Lebih teruk lagi, Harian Metro yang selalu mensensasikan berita-berita yang bagi aku 'lucah' dan aku rasa mungkin itu adalah strategi pemasaran mereka. Sebagai contoh, front cover mereka lebih berminat untuk menyiarkan 'Lebih 4000 porno melayu di alam cyber' daripada meletakkan gambar menteri yang sedang 'bergasak' di Parlimen. Dan kalau kamu semua perasan, saban hari pasti ada terselit berita-berita tentang kes rogol, pelajar sekolah mempunyai rm8000 di dalam akaun bank hasil melacur, dan paling menjengkelkan bagi aku ialah menyiarkan berita dari mahkamah syariah.
Tiada apa yang relevan di sini. Lebih teruk lagi, berita mereka selalunya tanpa bukti dan ditulis hasil 'dengar-dengar' daripada pihak tertentu. Kecewa aku. Berita dari Mahkamah Syariah itu pula, aku rasa hanya mengaibkan mereka(kerana menyiarkan nama sebenar mereka)dan, pergi mampus-lah mereka nak bercerai ke apa. Itu semua tidak mampu untuk menjadi teladan atau tauladan kepada masyarakat.

Aku rasa, kamu semua tentu tidak faham apa yang aku ingin sampaikan. Kan?
Ok-lah macam ini.

Aku selalu terkena dan terkeliru.
Kita ambil contoh begini, berita terbaru...baru jugak-lah aku rasa.

di Utusan Meloya menyiarkan "Ziana Zain menyambut harijadi ke-40, dan berkata tentang takutnya dia dengan risiko untuk hamil lagi pada usia 40 ini"

Manakala, di Harian Metro pula "Ziana Zain bersedia untuk hamil lagi pada usia 40 dan ingin menimang cahaya mata perempuan"

KELIRU tak kamu?
Keliru kan?
Ini-lah antara isi hujah yang aku ingin sampaikan.

Itu-lah penyebab aku ingin mencabar kredibiliti mereka semua.
So, jika ada writer dari media-media di atas yang terbaca post aku yang ini, sila e-mail kepada aku. Adakah mereka mampu meng'iya'kan atau me'nidak'kan hujah aku. Mari, aku cabar kamu semua! Aku ingin berdebat dengan kamu semua! Kamu semua hanyalah sampah dan tidak layak menerima bayaran atas hasil penat lelah kamu!
Hahahah(gelak dengan nada teramat angkuh sekali)

3 ulasan:

Linaa :) berkata...

betul tu dhaous. blaja laa ye psl surat kabar nnt di part 2 :)

ickie berkata...

aku pun ingin tgk para penulis tabloid malaysia berdebat ngan ko.harap ko akan menge'post'kan satu thread tentang debat itu.ak menunggu dengan penuh harapan.huhu

starrocker berkata...

wahai teman ku dhaus, its true that its all rubbish in these papers that u've stated,but u have to look on to the other side..papers like metro,kosmo,perdana..and probably theres more to be listed but 3 is enough.my father is a journalist and a former reporter,and i have been living with him for 19yrs now,where during my existence he'd brought probably 4-6 varies of newspapers in one day(sounds wasted doesnt it? but "not" he said),and do u know what he called those papers?

"paper nyamuk"

its this 'small' 'small' paper where none of the news were important such as 'artist ingin timang anak kamu,sila serahkan sperma anda segera' kind of news or
'suamiku ghairah tgk sehelai bulu putih pd ketiak ku.' these are news where NOBODY..NOT ANYBODY..wants to know..but are you sure about that? but if u see at some kiosk selling papers and you might have seen 2-3 types of papers like this and you would be like

"wtf??paper macam ni pon boleh hidup ker?sape nak bace??"

1st,why is it still there??because there are people buying it..or else these papers wont be around!
and you have to know that malaysian,especially the malays(not to curse my own race,but this is what i normally seen around me)..there are the types of malay who read these types of papers..malays who work and earn an under paid salary like..oh well i dont want to list them but u'll know what kind of job im talking about..they will read these tabloids in order to release all the tense at work,i mean,with such an interesting headlines u might say!

-'artist ingin timang anak kamu,sila serahkan sperma anda segera'

-'suamiku ghairah tgk sehelai bulu putih pd ketiak ku.'

i would read this,seriously i would,
only when i shit in the toilet of course..to make the 'process' feels better of
course compared to reading serious issues...hhahha!!
right?
in other way of thinking, its good to have these tabloids around and these writers to make the stories alive in the mind of readers so that the READING HABIT of the malaysian especially the malays increases more than before.i may be right,who knows?cause malays often said as 'pemalas' 'kurang pandai'or uneducated by other races..ever wonder why the british placed the malays in kampongs rather than in town?
apart from that,our singers/artist also wanted publicity to make them famous or so that they can sell themselves to some DATO'2 here..and soon "artist A Berkahwin dengan dato' s,H,i,t di siam" ..haaa see..there it goes..another saucy juicy headline..our people like it..n its also to give these reporters some work and money to run the job!
and not to forget the artist to spread their publicity for 2-3-5yrs (its their shelves-life..)
im sorry i use my own race where most of u who read this or dhaus yourself might think im cursing my own race..but no..im not..other race is also the same,but why must i talk about other race?i care for the malays more because im one of them.
read this elok2 yer..dan fikirkan ok bro?